Uang Rp 75 Ribuan: Langka atau Tidak?

Uang kertas dengan denominasi Rp 75 ribu sering menjadi sorotan karena kelangkaannya. Apakah benar bahwa uang tersebut langka? Mari kita lihat lebih dalam mengenai keberadaan dan nilai uang Rp 75 ribu ini.

Sejauh Mana Uang Rp 75 Ribu Dicetak?

Menurut Anton, seorang ahli keuangan yang diwawancarai oleh detikcom pada Jumat (2/9/2022), negara ini telah mencetak terlalu banyak uang Rp 75 ribu. Dalam perkataannya, Anton menyebutkan bahwa ada sekitar 75 juta lembar uang tersebut beredar, sehingga membuatnya tidak terlalu langka.

Namun, perlu dicatat bahwa keberadaan sejumlah besar uang Rp 75 ribu ini tidak berarti bahwa mereka mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun cetakannya banyak, uang tersebut tetap menjadi pecahan kertas yang tidak sering digunakan dalam transaksi sehari-hari.

Terbatasnya Jumlah Koin Rp 850 Ribu

Sebagai perbandingan, mari kita lihat denominasi uang yang lain, yaitu koin Rp 850 ribu. Menurut Anton, koin dengan nilai tersebut dicetak dalam jumlah yang terbatas. Pada tahun 1995, hanya ada sekitar 3.000 koin yang dicetak. Hal ini membuat koin Rp 850 ribu menjadi jauh lebih langka daripada uang kertas Rp 75 ribu.

Keterbatasan jumlah koin Rp 850 ribu ini membuatnya menjadi objek yang diminati oleh para kolektor. Kolektor uang dan koin sering mencari pecahan yang langka dan terbatas, sehingga koin tersebut memiliki nilai jual yang tinggi di pasar koleksi.

Baca Juga  Apakah Film Netflix Bisa Ditonton Offline?

Potensi Nilai Jual Tinggi Uang Rp 75 Ribu di Masa Depan

Meskipun saat ini uang Rp 75 ribu tidak terlalu langka dan tidak sering digunakan dalam transaksi sehari-hari, ada prediksi bahwa nilai jualnya bisa meningkat di masa depan. Anton menyebutkan bahwa jika Bank Indonesia mencabut peredaran uang Rp 75 ribu, maka kemungkinan nilai jualnya akan naik.

Alasan di balik prediksi ini adalah ketika sebuah pecahan uang dicabut dari peredaran oleh bank sentral, jumlahnya secara bertahap akan berkurang di pasar. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan permintaan dari kolektor dan pecinta uang langka, yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai jual uang Rp 75 ribu di masa depan.

Dalam tinjauan kita terhadap uang Rp 75 ribu, dapat disimpulkan bahwa meskipun cetakannya banyak sehingga tidak terlalu langka, uang tersebut tidak umum digunakan dalam transaksi sehari-hari. Di sisi lain, koin Rp 850 ribu dengan jumlah cetakan yang terbatas lebih langka dan memiliki nilai jual yang tinggi di pasar koleksi.

Namun, potensi nilai jual uang Rp 75 ribu bisa meningkat di masa depan jika Bank Indonesia mencabut peredaran uang tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini mungkin belum menjadi objek koleksi yang paling diminati, uang Rp 75 ribu memiliki potensi untuk menjadi pecahan yang langka dan bernilai tinggi bagi para kolektor di masa depan.